JURNAL PENENTUAN KELAS KELARUTAN
JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I
PENENTUAN KELAS KELARUTAN
NAMA :
Dio
Al Kautsar
NIM :
A1C119039
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU
PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN KE-2
I. Judul :
Penentuan Kelas Kelarutan
II. Hari/Tanggal : Senin, 22 Februari
2021
III. Tujuan :
Adapun tujuan dilakukan percobaan kali ini adalah
1. Untuk
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan
IV. Landasan
Teori
Dalam percobaan ini kita memulai proses penentuan struktur komposisi
senyawa organik berdasarkan interpretasi sederhana uji kelarutan bisa sangat
berguna dalam penentuan struktur organik. Sebelum melanjutkan, perbedaan antara
kelarutan dan bahan kimia reaksi harus dijelaskan. Dalam beberapa kasus, reaksi
kimia terjadi oleh perubahan warna atau panas atau dengan pembentukan endapan.
Kelarutan melibatkan pembentukan satu lapisan, jika senyawanya dapat larut,
atau dua lapisan, jika senyawanya tidak bercampur
https://id.wikipedia.org/wiki/Kelarutan
Kelarutan senyawa organik dibedakan menjadi dua besarkategori: kelarutan di
mana reaksi kimia adalah kekuatan pendorong, untuk Misalnya, reaksi asam basa
berikut ini,dan kelarutan di mana kelarutan sederhana adalah satu-satunya Zekanisme
yang terlibat,seperti melarutkan etil eter dalam karbon tetraklorida. Meski
keduanya bagian kelarutan di bawah ini saling terkait, bagian pertama
membahasnya dengan identifikasi kelompok fungsional dan yang kedua dengan penentuan
pelarut yang akan digunakan dalam rekristalisasi, spektral analisis, dan reaksi
kimia.
http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/download/10866/5180
kelarutan dikendalikan oleh keseimbangan energi gaya antarmolekul antara
molekul solut-solute, solvent-solvent dan solute-solvent. Ingat dari kimia umum
itu gaya antarmolekul datang dalam kekuatan yang berbeda mulai dari dipol yang
diinduksi sangat lemah - dipol yang diinduksi interaksi ke gaya dipol-dipol
yang lebih kuat (termasuk kasus khusus yang penting, hidrogen ikatan).
Ada beberapa
interpretasi dari istilah kelarutan .Kelarutan adalah kemampuan suatu zat untuk
larut dalam air atau pelarut lainnya.Kelarutan adalah kemampuan zat untuk larut
satu sama lain, secara kuantitatif dicirikan oleh koefisien kelarutan (k atau
p) - ini adalah massa zat terlarut per 100 atau 1000 g pelarut, dalam larutan
jenuh - pada suhu tertentu.Kelarutan suatu zat bergantung pada berbagai faktor:
sifat zat dan pelarut, pada keadaan agregasi, pada suhu dan tekanan (untuk
gas).Ada pernyataan “ Suka larut menjadi suka”. Ini berarti bahwa senyawa
molekuler dan ionik dengan ikatan polar larut dengan baik dalam pelarut polar,
dan zat dengan ikatan non-polar - pada yang non-polar.
http://eprints.ums.ac.id/15356/2/bab_1.pdf
V. Alat dan
Bahan
5.1 alat
- Cawan Porseling
- Pemanas Bunsen
- Tabung Reaksi dan sumbat
- Pipa pengalir gas
- Tabung reaksi kecil
- Gelas Kimia 100 mL
5.2 bahan
-Minyak
-Telur
-Tepung
-Gula
-Garam
-Air
-Eter
-NaoH
-NaOH
-NaHCO3
-HCL
-H2SO4
-H3PO4
VI. Prosedur
kerja
Penentuan Kelas Kelarutan
Ditentukan kelas
kelarutan dari 5 senyawa yang ditunjuk dosen/asisten lalu di catat nama
senyawa, struktur, unsure yang dikandungnya, dan baru serta warnanya
Kelarutan dalam Air
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar lau tambah 3 ml air suling dan di aduk
kuat-kuat .Jika larutan jernih berarti larut dalam air.Jika larutan keruh
berarti tidak larut dalam air.Bila jernih, dilakukan tes kelarutan dalam eter.Bila
tak jernih/keruh, dilakukan tes kelarutan dengan pelarut lainnya
Kelarutan dalam Eter
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar ,ditambah 3 ml air
suling ,diaduk kuat-kuat,jika larutan jernih berarti larut dalam air.Jika
larutan keruh berarti tidak larut dalam air bila jernih, dilakukan tes
kelarutan dalam eter,bila tak jernih/keruh, dilakukan tes kelarutan dengan
pelarut lainnya
Kelarutan dalam NaOH 5%
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar ditambah 3 ml air
suling diaduk kuat-kuat,jika larutan jernih berarti larut dalam air dan terjadi
perubahan warna jika larutan keruh berarti tidak larut dalam air bila terjadi
keraguan, disaring campuran dan filtratnya dinetralkan dengan HCl encer, bila
setelah di saring hasilmya keruh berarti larutan jernih kelarutan dalam NaHCO3
5% dimasukkan 0,1 gram zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi
besar ditambah 3 ml air suling diaduk kuat-kuat Jika larutan jernih maka akan
timbul gas CO2 jika larutan keruh maka tidak akan timbul gas CO2
Kelarutan dalam HCl
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar ditambah 3 ml air
suling Ditambah 5 ml larutan HCl 5% aduk dan amati Jika larutan jernih hasilnya
(+) bila keruh, bila meragukan campuran tersebut disaring kedalam filtrate di
netralkan dengan larutan NaOH encer. Bila larutan jadi keruh berarti hasilnya
larutan jernih
Kelarutan dalam H2SO4 Pekat
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar Ditambah 3 ml air
suling Tambahkan 3 ml H2SO4 pekat Diaduk hati-hati.Bila jernih dan timbul panas
atau perubahan warna berarti (+) Bila tidak jernih atau tidak timbul panas dan
tidak berubah warna berarti (-)
Kelarutan dalam H3PO4 Pekat
Dimasukkan 0,1 gram
zat padat atau 3 tetes zat cair kedalam tabung reaksi besar Ditambah 3 ml air
suling Ditambahkan asam sulfat pekat Bila jernih artinya (+)
link vidio:
https://www.youtube.com/watch?v=LJDGSu9SfoE
Permasalahan
1.Kenapa pada vidio
pada kelarutan H2SO4 warna yangdihasilakan pada garam berwarna merah:
2.pada vidio diatas
dari semua kelarutan yang menggunakan garam warna apakah yang dominan muncul
kenapa demikian?
3.kenapa pada
kelutan NaOH menggunakan minya warna larutan bewarna keruh dan negatif ?

Perkenalkan saya Sinta Marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab permasalahan nomor 3 dimana pada percobaan kelarutan NaOH menggunakan minyak warna larutan yang dihasilkan akan berubah menjadikeruh dan negatif hal ini membuktikan bahwasanya larutan terseburt tidak larut dalam air
BalasHapusSaya Novia Rahmadhani dengan nim A1C119023 izin menjawab pertanyaan nomor 1. Pada kelarutan H2SO4 warna yang dihasilkan pada garam berwarna merah karena H2SO4 bersifat asam.
BalasHapus