JURNAL Reaksi- Reaksi Aldehida

 

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I

 

 

PERCOBAAN 6

Reaksi- Reaksi Aldehida 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

 

 

DISUSUN OLEH :

DIO AL KAUTSAR (A1C119039)

 

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

PERCOBAAN 6

I  Judul                   :   Reaksi- Reaksi Aldehida

II  Hari, Tanggal     :   Senin, 22 Maret  2021

III  Tujuan                :  

IV.Landasan Teori

                Aldehida adalah turunan hidrokarbon yang mengandung oksigen yang mengandung C=Oalam aldehida, dua valensi atom karbon karbonil diisi oleh radikal alkil dan atom hidrogen.(https://id.wikipedia.org/wiki/Alkanal)

Aldehida dicirikan oleh isomerisme radikal hidrokarbon. mereka bisa bercabang atau tidak bercabang. Menurut nomenklatur internasional, nama-nama aldehida berasal dari hidrokarbon yang sesuai dengan tambahan sufiks -al, atau dari nama-nama asam karboksilat yang secara historis mapan, yang diubah selama oksidasi.

(https://amaldoft.wordpress.com/2015/11/22/reaksi-reaksi-aldehida-turunan-alkana/#:~:text=Reaksi%20aldehida%20dengan%20pereaksi%20Tollens,2Ag%20%3B%20berarti%20menghasilkan%20asam%20karboksilat)

Sifat kimia aldehida sangat mirip dengan keton. namun, aldehida mampu menjadi sangat aktif karena polarisasi ikatan.

Senyawa karbonil dicirikan oleh reaksi adisi, oksidasi dan polimerisasi yang mirip dengan hidrokarbon tak jenuh. Reaksi yang melibatkan gugus karbonil termasuk reaksi adisi, oksidasi dan polimerisasi: 

 

Reaksi adisi sangat banyak, tetapi kami hanya akan mempertimbangkan reaksi reduksi dan interaksi dengan alkohol. Selama hidrogenasi atau aksi agen pereduksi lainnya, alkohol primer terbentuk dari aldehida. Jadi, etil dan benzil alkohol terbentuk dari aldehida asetat dan benzoat, dan alkohol isopropil terbentuk dari aseton. Ketika aldehida berinteraksi dengan alkohol, hemiasetal terbentuk.

 

Aldehida sangat mudah teroksidasi, karena terdapat atom hidrogen dengan atom karbon teroksidasi. Reaksi kualitatif untuk keberadaan gugus aldehida adalah reaksi "cermin perak" (reduksi diamino-perak hidroksida atau, seperti yang sering ditulis secara sederhana, oksida perak) dan reaksi reduksi dari tembaga (II) hidroksida yang baru diendapkan menjadi merah endapan oranye dari tembaga (I) oksida

pembentukan polimer . Polimer dengan partisipasi aldehida dapat dibentuk tidak hanya melalui polimerisasi, tetapi juga melalui penambahan gugus aldehida, diikuti dengan polikondensasi monomer yang dihasilkan. Jadi, resin fenol-formaldehida terbentuk dari formaldehida dan fenol, yang digunakan sebagai pernis isolasi listrik, perekat dan plastik.

(https://rolifhartika.wordpress.com/kimia-kelas-xii/senyawa-karbon/aldehida-dan-keton/sifat-fisik-dan-kimia/#:~:text=Sifat%20Kimia%20aldehida&text=Aldehida%20dapat%20mereduksi%20larutan%20Fehling,senyawa%20tembaga(I)%20oksida.&text=Aldehida%20dapat%20mereduksi%20larutan%20Tollens%20menghasilkan%20cermin%20perak.&text=Reduksi%20aldehida%20oleh%20seng%20dan%20asam%20klorida%20akan%20menghasilkan%20alkohol%20primer.)

 

V.Alat dan Bahan:

Alat yang di gunakan yaitu:

1.      Pembakar spritus

2.      Tabung reaksi

3.      Kawat kasa

4.      Kaki tiga

5.      Gelas kimia

6.      Penjepit tabung

7.      Tembaga dan gabus

Bahan yang di gunakan yaitu:

1.      200 ml air

2.      10 tetes senyawa X

3.      10 tetes formalin

4.      10 tetes acetone

5.      10 tetes fehling A dan B

 

VII.Prosedur kerja

Pada percobaan ini campurkan fehling A dan B,lau campurkan senyawa X dengan fehling A dan B,setelah itu campurkan formalin dengan fehling A dan B,setelah itu campurkan acetone dengan fehling A dan B,dan panaskan tabung senyawa X ke pemanas air,seelah itu panaskan tabung formalin ke pemanas air setelah itu panaskann tabung acetone ke pemanas air,lalu bentuk tembaga menjadi spiral ,masukka tembaga tadi pada gabus sedalam mungkin,dan panaskan tembaga lalu celupkan pada methanol sebanyak 10 kali,setelah itu campurkan methanol dengan fehling A dan B dan panaskan methanol tadi.

Link vidio pratikum: 


Permasalahan:

1.Apa yang menyebabkan senyawa X berubah warna pada vidio?

2.Apa yang memenyababkan lautan formalin bewarna merah bata?

3.Kenapa etanol berubah menjadi warna biru muda?

 

Komentar

  1. Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 1.
    Senyawa X dapat berubah warna karena terjadinya suatu reaksi, reaksi inilah yang nantinya akan menentukan apakah larutan tersebut terkandung aldehid atau tidak.

    BalasHapus
  2. Baiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab permasalahan nomor 2. Pada formalin ketika diuji fehling menghasilkan warna merah bata dikarenakan formalin merupakan senyawa aldehid. Dimana aldehid ketika diuji fehling akan menghasilkan warna merah bata

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Lenny Friskha Tamba (A1C119035) akan menjawab permasalahan no.3
    karena methanol merupakan senyawa aldehid karena membentuk endapan berwarna biru muda

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Reaksi-Reaksi Sikloheksanon

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Metode Ekstrasi Senyawa-Senyawa Organik

LAPORAN ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK