JURNAL REAKSI-REAKSI ALKOHOL

 

                JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I

PERCOBAAN 8

Reaksi-Reaksi Alkohol

 

 





DISUSUN OLEH :

DIO AL KAUTSAR (A1C119039)

 

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

PERCOBAAN 8

I  Judul                   :   Reaksi-Reaksi Alkohol

II  Hari, Tanggal     :   Senin,12 April  2021

III  Tujuan                :  Adapun tujuan pratikum kali ini adalah untuk dapat mengetahui reaksi-reaksi padaAlkohol.

 

IV.Landasan Teori

 

            Alkohol adalah turunan senyawa dari alkana yang memiliki bentuk rantai R-O-H yang mana alkohol yang bisasa digunakan adalah etanol.nah alkohol sendiri adalah tununan senyawa alkohol.

            Biasanya alkohol digunakan pada medis guna meredakan rasa sakit dan biasa digunakan alkohol dengan konsentrasi 80%-90% dan juga dalam industri minuman  digunakan yang mana untuk mengahangatkan tubuh di negara yang memiliki musim dingin guna untuk menghatkan tubuh.

            apa bila di negara yang tidak memiliki cuaca dingin ektrim bisasanya di gunakan untulk minuman keras dengan kosentrasi 0,001% untuk batas aman konsumsi dan biasanya minuman ini untuk memuaskan atau sebagai m,inuman untuk menenangkan.

            pada minman permentasi biasanya ada pada minuman anggur atau khamer dan tuak atau sejenisnya yang mana menggunakan permentasi buah yang ,menghasilkan senyawa alkohol dari permentasi minuman tersebut yang mana biasanya kita tay bahwasannya minuman permesnrtasi semakin lama dilakukan permentasi semakin enak rasanya dan senmakin tinggi kuitas dan harganya.contoh nya khamer dari prancis yang disimpan 100 tahun harga perbotol bisa sampai puluhan jurta rupiah.

V.           Alat dan Bahan                                                                                                                  5.1  Alat

1.      Tabung reaksi

2.      Pipet tetes

3.      Rak tabung

 5.2  bahan

1. 2-metil-2-propanol

2. Reagen

3. 2-butanol 

4. 1-butanol

5. alkohol X

6. larutan 0,04 M Na2Cr2O7

7. H2SO4 pekat

8. etanol

9. asam asetat

10. air destilasi

 

 VI.             Prosedur Kerja

Uji Lucas

1.Dituang 1 ml   kedalam tabung reaksi ( tabung reaksi A)

2. Ditambah 2 ml Reagen kedalam tabung reaksi

3. Goyang tabung reaksi

Hasil : terbentuk 2 lapisan dan larutan keruh terbentuk seketika

4. Diulangi langkah langkah yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi B), 1-butanol (tabung reaksi C) dan alkohol X (tabung reaksi X)

Jika tidak terjadi  selama 10 menit, tempatkan tabung reaksi dalam waterbath dengan suhu 70-80°C selama 5-10 menit

 

Oksidasi

1. Disiapkan 5 ml larutan 0,04 M Na2Cr2O7 pada 4 tabung reaksi

2. Diberi label A,B,C dan X pada tabung reaksi

3. Digunakan tabung reaksi A untuk reaksi dengan 1-butanol

4. Digunakan tabung reaksi B untuk reaksi dengan 2-butanol

5. Digunakan tabung reaksi C untuk reaksi dengan 2-metil-2-propanol

6. Digunakan tabung reaksi X untuk reaksi dengan alkohol X

7. Ditambah 2-3 tetes H2SO4 pekat pada tiap tabung reaksi di lemari asap

8. Ditambah 3 tetes 1-butanol kedalam tabung reaksi A

9. Dipanaskan dalam waterbath pada suhu 70-80°C

10. Diulangi langkah yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi B), 2-metil-2-propanol (tabung reaksi C) dan alkohol X (tabung reaksi X)

 

Esterfikasi

1. Dituangkan 2 ml etanol kedalam tabung reaksi kering

2. Ditambah 1 ml asam asetat

3. Tabung reaksi digoyangkan

4. Dalam lemari asap, ditambah H2SO4 pekat ke tabung reaksi

5. Goyangkan tabung reaksi yang berisi campuran tersebut dan panaskan kedalam waterbath pada suhu 60°C selama 5-10 menit

6. Ditambah 3 ml air destilasi

7. Hirup uap yang dihasilkan

VIDIO: 


PERTANYAAN:

1.Apa yang meyebabkan pada saat Esterfikasi warna memiliki aroma wangi

2. Pada tabung reaksi A dan B larutan  pada saat Oksidasi apa yang terjadi?

3.Kenapa kita melakukan pemanasan pada saat tidak terjadi reaksi selama 10 menit?

 

 

 

 

Komentar

  1. Assalamualaikum perkenalkan saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab pertanyaan nomor 3. Pemanasan dilakukan selama 10 menit untuk dapat membuat reaksi yang tidak terjadi tersebut menjadi bereaksi dimana dengan pemanasan selama 10 menit diharapkan pada campuran tersebut menjadi bereaksi

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 2.
    Pada tabung reaksi A (1-Butanol) dan B (2-Butanol) larutan warna Oren berubah menjadi biru, karena n-Butanol termasuk dalam Alkohol Primer. Seperti kita ketahui, alkohol Primer memiliki tingkat kelarutan/kepolaran yang lebih tinggi dibanding alkohol sekunder dan alkohol tersier. Sehingga Tabung A dan Tabung B lebih mudah bereaksi

    BalasHapus
  5. baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 1. yang meyebabkan pada saat Esterfikasi warna memiliki aroma wangi adalah adanya pencampuran larutan 2 ml etanol dan 1 ml asam asetat yang kemudian ditambahkan lagi dengan H2SO4 pekat dan dipanaskan lalu ditambahkan air. hal inilah yang menyebabkan larutan tersebut menghasilkan aroma yang wangi dan enak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Reaksi-Reaksi Sikloheksanon

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Metode Ekstrasi Senyawa-Senyawa Organik

LAPORAN ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK