JURNAL REAKSI-REAKSI KETON
JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I
REAKSI-REAKSI KETON
NAMA :
Dio
Al Kautsar
NIM :
A1C119039
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU
PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN KE-7
I. Judul :
Reaksi-reaksi
keton
II. Hari/Tanggal : Senin, 5
april 2021
III. Tujuan :
Adapun tujuan dilakukan percobaan kali ini adalah
Mengidentifikasi gugus keton dan membedakan keton
dengan uji tollens serta uji fehling B dan fehling A
IV. Landasan Teori
Keton adalah senyawa dalam molekul
yang gugus karbonilnya terkait dengan dua radikal hidrokarbon.keton disebabkan
oleh adanya gugus karbonil aktif dalam molekulnya , di mana ikatan rangkap
bergeser ke atom oksigen yang lebih elektronegatif . Untuk
keton , reaksi adisi pada ikatan rangkap C dama dengan 0 bersifat karakteristik
, sedangkan laju reaksinya semakin besar, semakin besar muatan positif pada
atom karbon. Reaksi adisi berlangsung sedemikian rupa sehingga fragmen molekul
yang bermuatan negatif melekat pada atom karbon karbonil yang bermuatan
positif.kelompok, dan fragmen bermuatan positif - ke atom oksigen
Keton biasanya memiliki ikatan
rangkap C dengan O dan bisa berikatan dengan gugus lain.contoh dari aseton yang
mana aseton adalah senyawa yang memiliki gugus keton didalamnya dan apa bila
dalam percobaan dengan 2,4
dinitrofenilnidrazin dalam HCl apa bila kita mengidentifikasi dari aseton apa
bila di reaksikan berubah warna menjadi warna endapan kuningan.
(https://id.wikipedia.org/wiki/Keton)
Apa bila kita mau menentukan apakah
ada gugus keton didalamnya kita bisa menggunakan reagen tollens dan bisa juga
menggunaka Fehling Adan Fehling B yang mana menunjukan keton tidak ada
perubahan warna.
(https://www.youtube.com/watch?v=xsrR4C9Ho4Q)
V.Alat dan Bahan
Alat:
1.pipet
tetes
2.gelas
piala
3.gelas
ukur
4.tabung
reaksi
5.seperangkat
alat pemanas
Bahan:
1.Aseton
2.
2,4 dinitrofenilnidrazin dalam HCl
3.NH4OH
2N
4.AgNO3
0,1N
5.Fehling
A dan B
6.NaOH
VI.Prosedur Kerja
6.1.Identifikasi adanya gugus keton
Sediakan tabung reaksi lalu
masukan 2,4 dinitrofenilnidrazin dalam HCl,dan Masukan aseton demi sedikit,lalu
amati.
6.2.Membedakan
keto dengan reagen tollens
Campurkan 2 ml AgNo3 0,1 N dan beberapa tetes NaOH lalu tambahkanNH4OH
setets demi tetes untuk membuat reagen tollens, Tambahkan aseton,lalu panaskan
angkat dan amati.
6.3.Membedakan
keton dengan fehling A dan fehling B
Campurkan fehling A dan fehling B, Tambahkan aseton,dan Panaskan setelah
itu llihat perubahan yang terjadi.
Vidio:
Permasalahan:
1.Pada vidio
adanya endapan kuning yang menendakan terdapat apa ?
2.Pad vidio pada
saat uji fehling A dan B kenapa aseton tidak berubah warna?
3.Apa yang
menyebabkan aseton tidak ada perubahan walapun di gunakan reagen tollens dan
uji fehling A dan B?

Baiklah perkenalkan saya Ike Sonia (A1C119032) akan menjawab permasalahan nomor 3. Hal tersebut menandakan adanya gugus keton didalamnya dilihat berdasarkan warna
BalasHapusBaiklah saya Yiyin Novela dengan NIM A1C119062 akan menjawab pertanyaan nomor 2. pada saat uji fehling A dan B aseton tidak berubah warna karena aseton tidak dapat berekasi dengan fehling A dan B, hal ini dapat terjadi karena pereaksi fehling tidak dapat mengoksidasi gugus keton pada aseton, sehingga tidak terjadi perubahan warna pada aseton dengan uji fehling A dan B.
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi (047) akan mencoba menjawab pertanyaan mengenai aseton yang tak dapat bereaksi dengan uji tollens dan fehling karena suatu senyawa keton tidak memiliki reaksi apa apa dan tidak ada perubahan dikarenakan rekasi uji ini tidak kuat untuk mereaksikan ini,jika ingin mereaksikan maka ujinya yang yang direaksikan untuk keton adalah harus lebih kuat dari aldehid.
BalasHapus