LAPORAN PRATIKUM REAKSI-REAKSI ALKOHOL

LAPORAN  PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I

REAKSI-REAKSI ALKOHOL





 

 

 

NAMA                     : Dio Al Kautsar

NIM                         : A1C119039

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.

 

 

    

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILIMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

VIII.Data Pengamatan

8.1 UJI LUCAS

 

NO

PERLAKUAN

ALAT BESERTA FUNGSI

TUJUAN

HASIL

1

Dituang 1 ml 2-metil-2-propanol kedalam tabung reaksi ( tabung reaksi A)

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung reaksi:untuk meletakan tabung reaksi

Untuk meilaht reaksi pada saat di tambah reagen didakamnya

Tabung reaksi A : terbentuk 2 lapisan dan larutan keruh terbentuk seketika

2

Ditambah 2 ml Reagen kedalam tabung reaksi

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

 

Untuk membantu reaksi

3

Goyang tabung reaksi

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

 

Untuk mencampurkan larutan agar tercampur homogen

4

Diulangi langkah langkah yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi B), 1-butanol (tabung reaksi C) dan alkohol X (tabung reaksi X)

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung reaksi:untuk meletakan tabung reaksi

Untuk meilahta dengan menggunakan larutan lain

Tabung reaksi B : terbentuk larutan keruh setelah 10 menit

Tabung reaksi C : tidak terbentuk larutan keruh bahkan setelah dipanaskan

Tabung reaksi X : terbentuk larutan keruh seketika

 

5

Jika tidak terjadi  selama 10 menit, tempatkan tabung reaksi dalam waterbath dengan suhu 70-80°C selama 5-10 menit

 

Waterbath:untuk memanaskan tabung reaksi dengan pemanas air

Apa bila belum terjadi reaksi maka panaskan untuk melihat reaksi yang terjadi

 

8.2 OKSIDASI

 

NO

PERLAKUAN

ALAT DAN FUNGSI

TUJUAN

HASIL

1

Disiapkan 5 ml larutan 0,04 M Na2Cr2O7 pada 4 tabung reaksi

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung reaksi:untuk meletakan tabung reaksi

Untuk melakukan uji Oksidasi

 

Pada tabung reaksi A dan B larutan warna Oren berubah menjadi biru, pada tabung reaksi C dan X warna Oren larutan tersebut tidak berubah

 

2

Diberi label A,B,C dan X pada tabung reaksi

Supaya tabung tidak terjadi salah apa bila memasukan larutan

3

Digunakan tabung reaksi A untuk reaksi dengan 1-butanol

Tempat wadah terjadi nya reaksi

4

Digunakan tabung reaksi B untuk reaksi dengan 2-butanol

Tempat wadah terjadi nya reaksi

5

Digunakan tabung reaksi C untuk reaksi dengan 2-metil-2-propanol

Tempat wadah terjadi nya reaksi

6

Digunakan tabung reaksi X untuk reaksi dengan alkohol X

 

Guna untuk meraksikan rekasi x dengan alkaohol x

7

Ditambah 2-3 tetes H2SO4 pekat pada tiap tabung reaksi di lemari asap

 

Untuk membantu rekasi yang terjadi sesuai dengan pengujianya

 

8

Ditambah 3 tetes 1-butanol kedalam tabung reaksi A

Untuk membantu rekasi yang terjadi sesuai dengan pengujianya

9

Dipanaskan dalam waterbath pada suhu 70-80°C

Waterbath:untuk memanaskan tabung reaksi dengan pemanas air

Untuk membantu merekasikan supaya larutan dapat cepat beraksi dengan memanaskannya

10

Diulangi langkah yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi B), 2-metil-2-propanol (tabung reaksi C) dan alkohol X (tabung reaksi X)

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung reaksi:untuk meletakan tabung reaksi

Untuk didapatkan hasil yang dinginkan

 

8.3 ESTERFIKASI

 

NO

PERLAKUAN

ALAT DAN FUNGSI

TUJUAN

HASIL

1

Dituangkan 2 ml etanol kedalam tabung reaksi kering

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung reaksi:untuk meletakan tabung reaksi

Untuk melakukan uji Esterfikasi

 

larutan menghasilkan bau yang enak

 

2

Ditambah 1 ml asam asetat

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung

Untuk mengetahui rekais yang terjadi menggunakan asam asetat

 

 

3

Tabung reaksi digoyangkan

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

 

Untuk mempercepat reaksi supaya homogen

 

4

Dalam lemari asam, ditambah H2SO4 pekat ke tabung reaksi

Lemari asam:tempat menuangkan asam pekat atau kuat supaya asap ataupun rekasi gas dapat di serap oleh penyrap udara di dalam lemari asam supaya tidak terjadi kontak terhadap tubuh

Supaya gas dai asakam kuat tidak dihirup dan kena mata

5

Goyangkan tabung reaksi yang berisi campuran tersebut dan panaskan kedalam waterbath pada suhu 60°C selama 5-10 menit

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

 

Untuk membantu mereaksikan larutan dengan cara pemanasan

6

Ditambah 3 ml air destilasi

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

Pipet tetes:untuk memindahkan larutan dari tempat satu ke tempat lainnya

Rak tabung

 

Untuk membantu raksi larutan tersebut dan dilihat reaksi yang terjadi

7

Hirup uap yang dihasilkan

Tabung reaksi: untuk menuangkan larutan yang akan direaksikan

 

Untuk mengetahui perubahan reaksi terjadi dengan mengidentifikasi dengan bau larutan

 

IX.PEMBAHASAN

                Pada uji lucas kami menggunkan 1 ml 2-metil-2-propanol lalu ditambhakan reagen dan terbentuk 2 lapisan keruh dan diulangi hal yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi B), 1-butanol (tabung reaksi C) dan alkohol X (tabung reaksi X) apa bila tidak reaksi panaskankan menggunakan waterbath pada suhu 70-80oC  selama 5-10 menit dan dipadatkan hasil

Tabung reaksi A : terbentuk larutan keruh seketika

Tabung reaksi B : terbentuk larutan keruh setelah 10 menit

Tabung reaksi C : tidak terbentuk larutan keruh bahkan setelah dipanaskan

Tabung reaksi X : terbentuk larutan keruh seketika

                Pada oksidasi kita menggunakan 5 ml larutan 0,04 M Na2Cr2O7 pada 4 tabung reaksi diberi label A,B,C dan X pada tabung reaksi 5 ml larutan 0,04 M Na2Cr2O7 pada 4 tabung reaksi  diberi label a,b,c dan x pada tabung reaksi digunakan tabung reaksi a ,untuk reaksi dengan 1-butanol dan digunakan tabung reaksi b untuk reaksi dengan 2-butanol digunakan tabung reaksi c untuk reaksi dengan 2-metil-2-propanol  digunakan tabung reaksi x untuk reaksi dengan alkohol x ditambah 2-3 tetes h2so4 pekat pada tiap tabung reaksi di lemari asap ditambah 3 tetes 1-butanol kedalam tabung reaksi dipanaskan dalam waterbath pada suhu 70-80°c dan diulangi langkah yang sama dengan menggunakan 2-butanol (tabung reaksi b), 2-metil-2-propanol (tabung reaksi c) dan alkohol x (tabung reaksi x) dan didapatkan hasil Pada tabung reaksi A dan B larutan warna Oren berubah menjadi biru, pada tabung reaksi C dan X warna Oren larutan tersebut tidak berubah

                Pada Esterfikasi menggunkan 2 ml etanol dan 1 ml asam asetat lalu di masukan dalam tabug dan goyangkan lalu dilemari asam di tambakan H2SO4 pekat ke tabung reaksi lalu Goyangkan tabung reaksi yang berisi campuran tersebut dan panaskan kedalam waterbath pada suhu 60°C selama 5-10 menit ditambhah 3 ml air destilasi dan cium aromanya dan didapatkan larutan menghasilkan bau yang enak

 

X.KESIMPULAN

Berdasarkan video yang diamati, dapat disimpulkan bahwa :

1. Reaksi-reaksi pada alkohol dapat diamati dengan Uji Lucas, Oksidasi, dan Esterifikasi

2. Pada Uji Lucas reaksi alkohol ditandai adanya endapan

3. Pada uji oksidasi reaksi alkohol ditandai tidak adanya perubaan warna Na2Cr2O7

4. Pada uji esterifikasi reaksi alkohol ditandai dengan adanya bau  harum

 

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. (2021). Alkohol. https://id.wikipedia.org/wiki/Alkohol. diunduh pada 15 maret 2021

Fessenden(1986)Kimia Organik Edisi ketiga.Jakarta:Erlangga.

 

VIDIO:


PERTANYAAN:

1. Pada tabung reaksi A dan B larutan  pada saat Oksidasi apa yang terjadi?

2. Apa yang meyebabkan pada saat Esterfikasi warna memiliki aroma wangi?

3.Kenapa kita melakukan pemanasan pada saat tidak terjadi reaksi selama 10 menit?

 


Komentar

  1. Baiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab pertanyaan nomor 2. Jadi pada esterifikasi memiliki aromat yang enak hal ini dikarenakan eststerifikasi merupakan suatu reaksi pembuatan senyawa ester dimana pada ester memiliki ciri khas yaitu aroma yang enak, reaksi tersebut menghasilkan aroma yang enak menandakan sudah terbentuknya senyawa ester

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 1.
    Pada tabung reaksi A (1-Butanol) dan B (2-Butanol) larutan warna Oren berubah menjadi biru, karena n-Butanol termasuk dalam Alkohol Primer. Seperti kita ketahui, alkohol Primer memiliki tingkat kelarutan/kepolaran yang lebih tinggi dibanding alkohol sekunder dan alkohol tersier. Sehingga Tabung A dan Tabung B lebih mudah bereaksi

    BalasHapus
  4. baiklah saya Marwina Apriyanti (A1C119017) Izin menjawab pertanyaan nomor 3. dilakukan pemanasan pada saat tidak terjadi reaksi selama 10 menit karena dengan melakukan pemnasan diharapkan laruta tersebut dapat mempercepat proses reaksinya maka larutan tersebut dapat bereaksi.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Reaksi-Reaksi Sikloheksanon

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Metode Ekstrasi Senyawa-Senyawa Organik

LAPORAN ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK