JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I Teknik Pemisahan Dengan Kromatografi Kolom
JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I
PERCOBAAN
” Teknik Pemisahan Dengan Kromatografi Kolom”
DISUSUN
OLEH :
DIO AL KAUTSAR
(A1C119039)
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. SYAMSURIZAL,
M.Si
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
PERCOBAAN 12
I Judul : Teknik
Pemisahan Dengan Kromatografi Kolom
II Hari, Tanggal : Senin,10
Mei 2021
III Tujuan : Adapun tujuan pratikum kali ini adalah
untuk dapat mengetahui teknik pemisahan dengan Kromatografi Kolom
IV.Landasan Teori
Cara kerja kromatrografi menggunakan
kolom sama seperti KLT yang mana pemisahannya dilakukan dengan buret yang terbuat
dari kaca tapi besar yang mana paling kecil panjang kolom 10 kali diameternya.
Kromatografi kolom adalah bentuk
kromatografi adsorpsi yang paling sederhana . Ini digunakan untuk memisahkan
campuran padatan.Adsorben padat seperti alumina (aluminium oksida) digunakan
sebagai fasa diam, dan pelarut digunakan sebagai fasa gerak.
Jenis kromatografi kolom ada beberapa jenis berdasarkan fase diam adsorbsi
/ Penyerapan, penukar
ion, Permease
gel, Afinitas.lalu fase diam yang
digunakan pada adsorbsi / Penyerapan yaitu Silika, alumina,lalu pada penukar
ion yaitu Resin Penukar Ion,lalu pada Permease gel yaitu Polimer atau gel dan
pada Afinitas yaitu ligan.biasanya metode yang sering di gunakan metode basah
kenapa?,karena dapat mencegah terjadinya gelembung udara yang dapat menganggu
kromatografi kolom ini.
V.Alat dan bahan
5.1 Bahan
:
1. n-heksana
2. etil asetat
3. silica gel
4. ekstrak rimpang kencur
5.KLT
5.2 Alat
:
1. Cawan porselin
2. Timbangan elektrik
3. Erlenmeyer
4. Gelas kimia
5. Alumunium foil
6. Kolom
7. Pipet Pasteur
8. Beaker
9. Vial
VI.Prosedur
a)
Dicampurkan n-heksana dengan etil asetat
dengan perbandingan 4:1
b)
Ditimbang silica gel sebanyak 50 gram
c)
Dimasukkan silica gel ke dalam
Erlenmeyer
d)
Ditambahkan fase gerak hingga semua
silica gel terbasahi kemudian diaduk dan ditutup dengan alumunium foil
e)
Dituang campuran silica gel dengan eluen
ke dalam kolom dengan bantuan corong gelas
f)
Dibuka stopper di bagian bawah kolom
untuk mengeluarkan eluen. Jika masih ada sisa silica gel dalam labu Erlenmeyer,
ditambahkan lagi eluen dan masukkan dalam kolom
g)
Ditutup stopper di bagian bawah kolom
h)
Dipastikan eluen dalam kolom terisi
penuh, kemudian tutup dengan alumunium foil dan rekatkan dengan karet gelang
i)
Didiamkan selama 1-2 jam sebelum
digunakan
j)
Disiapkan 0,5 gram ekstrak rimpang
kencur dan 0,5 gram silica gel lalu ditambahkan silica gel sedikit demi sedikit
ke dalam ekstrak lalu diaduk dan menjadi serbuk
k)
Dibuka penutup alumunium foil dari kolom
dan dikeluarkan eluen dari kolom dengan cara membuka stopper dari bagian bawah
kolom
l)
Dikeluarkan eluen hingga batas 0,5 cm
dari permukaan atas fase diam lalu stopper ditutup
m)
Dimasukkan sampel kering ke dalam kolom
dan pastikan sampel terdistribusi merata di atas kolom
n)
Disiapkan silica gel sebanyak 0,5 gram
dan masukkan ke dalam kolom
o)
Ditambahkan eluen melalui dinding kolom
dengan pipet Pasteur
p)
Dialirkan eluen dan tampung dalam
beaker. Beberapa ml eluen yang keluar pertama kali dari kolom dapat dibuang
q)
Ditampung fraksi dalam vial yang sudah
ditara sebanyak 10 ml dan sudah ditandai nomor dan dibiarkan hingga sebagian
besar eluen menguap
r)
Dilakukan monitoring hasil kromatografi
kolom dengan KLT
Vidio :
Permasalahan :
1.kenapa kita
memasukan sampel kering ke dalam kolom?
2.kenapa dalam
percobaan ini menggunakan silica jel?
3.pada saat 0,5
gram ekstrak rimpang kencur dan 0,5 gram silica gel lalu ditambahkan silica gel
sedikit demi sedikit ke dalam ekstrak lalu diaduk dan menjadi serbuk apa yang terjadi pada sampel?

baiklah saya mitha udhiyah dengan nim A1C119006 izin menjawab pertanyaan nomor 2. Silika gel sendiri dapat memadat dalam bentuk tetrahedral raksasa, sehingga ikatannya kuat dan rapat. Dengan demikian, adsorben silika gel mampu menghasilkan proses pemisahan yang lebih optimal
BalasHapusBaiklah Saya Sinta Marliya dengan NIM A1C119002 akan mencoba menjawab permasalahan nomor 1
BalasHapusdimasukkannya sampel kering ke dalam kolom bertujuan agar terdistribusi merata di atas kolom
Saya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 3. Setelah mengamati video tersebut pada saat 0,5 gram ekstrak rimpang kencur dan 0,5 gram silica gel lalu ditambahkan silica gel sedikit demi sedikit ke dalam ekstrak lalu diaduk yang terjadi pada sampel adalah Ekstraknya menjadi kering dan menjadi partikel partikel yang halus (serbuk).
BalasHapus