LAPORAN PENENTUAN KELAS KELARUTAN
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I
PENETUAN KELAS LARUTAN
NAMA : Dio Al Kautsar
NIM : A1C119039
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
VII. Data Pengamatan
Penentuan
Kelas Kelarutan
1.MENGGUNAKAN HCl
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Larutan jernih (+) |
|
2 |
TEPUNG |
Larutan jernih (+) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Larutan jernih (+) |
|
4 |
GARAM |
Larutan jernih (+) |
|
5 |
GULA |
Larutan jernih (+) |
2.MENGGUNAKAN H3PO4
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Larutan jernih (+) |
|
2 |
TEPUNG |
Sedikit mengendap (+) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Larutan jernih (+) |
|
4 |
GARAM |
Larutan jernih mengendap(+) |
|
5 |
GULA |
Larutan jernih (+) |
3.MENGGUNAKAN H2SO4
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Larutan jernih orange (+) |
|
2 |
TEPUNG |
Larutan jernih orange (+) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Larutan jernih merah hati (+) |
|
4 |
GARAM |
Larutan keruh tidak bewarna(-) |
|
5 |
GULA |
Larutan coklat kng (+) |
4.MENGGUNAKAN NaHCO3
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Tidak terdapat gas CO2 (-) |
|
2 |
TEPUNG |
Tidak terdapat gas CO2 (-) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Terdapat gas CO2 (+) |
|
4 |
GARAM |
Tidak terdapat gas CO2 (-) |
|
5 |
GULA |
Tidak terdapat gas CO2 (-) |
5.MENGGUNAKAN AIR
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Keruh (-) |
|
2 |
TEPUNG |
Keruh (-) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Keruh (-) |
|
4 |
GARAM |
Larut /jernih(+) |
|
5 |
GULA |
Keruh (-) |
6.MENGGUNAKAN NaOH
|
NO |
KELARUTAN |
HASIL |
|
1 |
MINYAK |
Keruh (-) |
|
2 |
TEPUNG |
Keruh (-) |
|
3 |
PUTIH TELUR |
Keruh (-) |
|
4 |
GARAM |
Keruh (-) |
|
5 |
GULA |
Jernih (+) |
VIII.Pembahasan
Penetuan kelas larutan bertujuan melakuakn pengujian kememampuan suatu zat
untuk melarut dalam 7 jenis pelarut yang berbeda dan 5 terlarut yang di gunakan yaitu ada gula,minyak,tepung,putih
telur,garam,
8.1Kelarutan menggunakan HCl
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
8.2 Kelarutan menggunakan H3PO4
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih dan sedikit
mengendap(+)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih mengendap (+)
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih (+)
8.3 Larutan mengguakan H2SO4
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih orange (+)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih orange (+)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan jernih merah hati (+)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan keruh tidak bewarna(-)
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan coklat kng (+)
8.4Larutan menggunakan NaHCO3
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Tidak terdapat gas CO2 (-)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Tidak terdapat gas CO2 (-)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Terdapat gas CO2 (+)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Tidak terdapat gas CO2 (-)
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Tidak terdapat gas CO2 (-)
8.5 Larutan menggunakan air
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Larut (+) pada saat dilarutkan garam cepat larut
karena pada saat percobaan garam pas ataupun sedikit pada saat dilarutkan dengan
air
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-) karena pada saat kami melakukan
percobaan gula terlalu banyak dan susuah untuk dilarutkan,tetapi apa komposisi
gula dan air lebih banyak air maka larutan akan jernih
8.6 Larutan menggunakan NaOH
1.Minyak
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
2. Tepung
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
3.Putih telur
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
4.Garam
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Keruh (-)
5.Gula
Hasil yang kami dapatkan adalah Larutan Jernih (+)
XI. Data Pengamatan
Berdasarkan pada percobaan yang kami lakuakan dapat disimpukan bahwa:
Faktor yang mempengaruhi suatu
kelarutan adalah dari apa yang dilarutkan karena pada saat melarutkan yang
kodisinya lebih banyak pelarut dari pada terlarut munkit kelarutan akan di
capai terlarut,apa bila kelarutan yang komposisi nya lebih banyak dari pada
terlarut dari pada pelarut mungkin suatu faktor yang menghambat suatu zat untuk
terlarut.
Daftar Pustaka
Anonime. (t.thn.).
Dipetik 3 3, 2021, dari http://eprints.ums.ac.id/15356/2/bab_1.pdf
Anonime. (2021). WikiPedia.
Dipetik 3 2021, 3, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Kelarutan
Safitri, A. F. (2018).
IDENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEP IKATAN KIMIA. Jurnal Pembelajaran Kimia,
41-50.
Willybrordus Yoga
P.A.P., R. H. (t.thn.). Dipetik 3 1, 2021, dari
http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/download/10866/5180
2.Apa yang menyebabkan larutan air terhadap garam berwarna jernih?
3.Apa saja faktor yang menyebabkan kelarutan pada pratikum kali ini?

Saya Novia Rahmadhani dengan nim A1C119023 izin menjawab pertanyaan nomor 3. Faktor yang mempengaruhi kelarutan pada percobaan ini yaitu ukuran zat terlarut dan volume pelarut yang digunakan
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi (047) akan menjawab pertanyaan no 1. Hal ini terjadi akibat molekul-molekul gula telah membelah, menyebar, dan bercampur ke seluruh air di dalam gelas.Dalam contoh ini, gula adalah istilah zat terlarut. Istilah itu digunakan oleh ahli kimia untuk menyebut zat yang larut ke dalam zat lain. Kalau gula adalah zat terlarut, maka air adalah pelarut, yaitu cairan yang memecah zat terlarut.
BalasHapusSaya Ahmad Rivaldi akan menjawab no 2. Jadi setelah diamati hasil pada garam kebanyakan sedikit keruh namun dominan bening. Hal ini disebabkan ketika zat terlarut tercampur dengan baik dengan pelarut, maka ia memiliki tingkat kelarutan yang tinggi. garam memiliki kelarutan tinggi dalam air.
BalasHapus